Mempersiapkan keluarga idaman

Kalau dirangkum, rata-rata kehidupan kita memiliki alur sebagai berikut: masih muda sekolah, kuliah, terus bekerja, kalau sudah mapan menikah, dan akhirnya memiliki keturunan. Namun sangat disayangkan bahwa banyak diantara kita yang menjalani hidup ini hanya sesuai alur tersebut tanpa memiliki tujuan yang jelas kenapa kita harus melakukan hal itu semua.

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan melainkan untuk beribadah kepada-Ku. (QS. 51:56)

Inilah sebenarnya tujuan dari penciptaan kita sebagai makhluk Allah SWT, untuk beribadah kepada-Nya. Apa maksudnya dengan beribadah? Apakah hanya menjalani ritual beragama saja? Oh, tentu tidak. Beribadah di sini maksudnya ialah menjalani aturan-aturan yang Allah berikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Yang akan dibahas dalam topik kali ini ialah tentang berkeluarga. Kebanyakan kita kurang mempersiapkan tujuan yang jelas dari berkeluarga (sekedar ikut-ikutan saja). Padahal hikmah dibalik berkeluarga itu sangat tinggi apabila dipersiapkan dengan matang.

Berkeluarga itu dimulai dengan datangnya cinta sebagai anugerah dari Allah SWT. Harus disadari bahwa bersama datangnya cinta, datang juga tanggung jawab. Kalau tanggung jawab dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, kita semua pasti sudah tahu. Namun, tanggung jawab terbesar di dalam keluarga ialah bagaimana kita dapat memelihara/membina keluarga kita agar tetap di jalan Allah.

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa ang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. (QS. 66:6)

Inilah tugas terberat. Tetapi, apabila kita dapat menjalaninya, insya Allah kita dapat memiliki keluarga idaman. Keluarga yang benar-benar bahagia karena dapat berkumpul di dunia dan di akhirat kelak.

Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada dalam surga dan keni’matan, mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Rabb mereka; dan Rabb mereka memelihara mereka dari azab neraka. Dikatakan kepada mereka: “Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan”. Mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami nikahkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli. Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami kumpulkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya. (QS. 52:17-21)

Yaa, Allah SWT berjanji bahwa apabila kita dapat membina keluarga sesuai dengan yang Ia perintahkan, maka kita dapat berkumpul terus dengan orang-orang yang kita cintai di dunia dan di akhirat kelak. Benar-benar keluarga idaman!

Dan orang-orang yang berkata: “Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertaqwa. (QS. 25:74)

Wassalamu’alaikum,

Melbourne, 18 Februari 2012, 7.53 AM

This entry was posted in Sedekah and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Mempersiapkan keluarga idaman

  1. Syahatama@gmail.com says:

    Iya Prihatin.. “ada pepatah Naks… Apa bila kita memp Masalah yang besar, jangan kau sampaikan pada Tuhan mu, tapi sampaikanlah kebesaran Tuhanmu pada masalah itu”. Mari kita berdoa, ” Allahuma a’inni allaa dzikrika wa syukrika wa husni ibadatika / Ya Allah, berilah saya pertolongan utk selalu ingat padaMu, bersyukur kpdMu, dan menyempurnakan Ibadah kpdMu”. Amin YRA. Wass

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s