Resep hidup bahagia

Sadarkah kita??

Bahwa ketika kita berdoa atau meminta sesuatu kepada Allah sebetulnya kita sedang menyempitkan dada kita? Hati dan pikiran kita terbebani oleh sesuatu yang ingin kita peroleh.

Coba bandingkan dengan yang ini,

Ketika kita mensyukuri segala nikmat yang Allah berikan, sesungguhnya kita sedang melapangkan hati kita. Kita betul-betul berfokus untuk merasakan nikmat yang ada pada diri kita. Alhasil, hari-hari kita menjadi lebih indah karena selalu melihat segala sesuatu sebagai nikmat yang Allah berikan.

Memang benar Allah SWT adalah Yang Maha Mengabulkan segala doa dan permintaan hambanya. Tapi ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Coba kita lihat ayat berikut ini:

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang mendo’a apabila ia berdo’a kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

QS. Al-Baqarah (2):186

Ya, Allah SWT berfirman bahwa Ia akan mengabulkan doa apabila kita berdoa kepada-Nya. Namun hendaknya kita memenuhi semua perintah-Nya dan beriman kepada-Nya.

Sekarang coba bandingkan dengan ayat berikut ini:

Dan (ingatlah juga), takala Rabbmu mema’lumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

QS. Ibrahim (14): 7

Tanpa memberikan syarat apa-apa, Allah SWT menjamin bahwa barangsiapa bersyukur, Dia pasti akan menambah nikmat kepada mereka.

Lalu, apakah salah apabila kita berdoa memohon kepada Allah? Ya tentu tidak. Tetapi janganlah sampai kita lupa mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada kita.

So kalau begitu, kenapa mulai hari ini kita tidak mencoba untuk merasakan segala nikmat yang Allah berikan dalam setiap detik hidup kita, dalam setiap hembusan nafas kita, dan dalam setiap langkah kita. Insya Allah hati kita akan selalu merasa tenang dan bahagia.

Wassalamu’alaikum,,

Melbourne, 17 Januari 2012, 9.48 PM

This entry was posted in Sedekah and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s